Ini adalah periode pendaftaran masuk perguruan tinggi di Indonesia, dan setiap tahunnya tidak pernah bertambah mudah. Semua orang mengetahui bahwa proses pendaftaran perguruan tinggi nasional adalah seleksi paling kompetitif dari setiap penerimaan tingkat pendidikan nasional yang ada. Tantangan dalam proses ini bervariasi, mulai dari persiapan yang dilakukan selama tiga tahun lamanya, jumlah calon mahasiswa yang mendaftar, tingkat persentase penerimaan universitas yang rendah, dan prosedur pendaftaran yang selalu berubah setiap tahunnya. Setiap tahun, ratusan dan ribuan pelajar dari seluruh Indonesia bersaing untuk masuk ke universitas terkemuka di negara ini dengan jurusan yang diminati, namun hanya sedikit dari mereka yang berhasil diterima.
Tekanan serupa juga dialami oleh siswa SMAPJ Sidoarjo angkatan 2024. Namun, terlepas dari semua penerimaan yang sangat selektif dan sistem pendaftaran baru dari kementerian, banyak sekali siswa SMAPJ Sidoarjo yang berhasil menerima pengumuman berwarna biru, menunjukkan bahwa mereka berhasil masuk ke universitas dan jurusan impian mereka.
Untuk lebih detail dan personal, The Arc meminta beberapa siswa untuk berbagi kisah sukses mereka, berikut penjelasan mereka :
Audi ’24 menceritakan tentang persiapannya, “Buat persiapan SNBP, aku nyiapin berkas - berkas yang dibutuhkan, terutama sertifikat - sertifikat prestasi. Aku punya sekitar 10+ sertif, tapi setelah diseleksi, yang sekiranya eligible untuk disertakan itu cuma 5, dan dari situ aku seleksi lagi, karena sertifnya maksimal 3. Dan websitenya sempet error waktu itu, aku dan temen - temen ngga bisa finalisasi data padahal udah mepet batas waktunya, jadi kita beneran takut kalo gabisa ikut tahap snbp. tapi alhamdulillah akhirnya bisa”. Sedangkan begini yang dibagikan oleh Al ’24 mengenai persiapannya, “Aku kebetulan gaada kesiapan apa = apa sebelumnya buat SNBP, karena emang ‘hoki – hokian’ kan itu. Mungkin dari kelas 10 sampe kelas 12 nilainya di stabilin sih sambil nyiapin untuk SNBT/UTBK nya”.
Kemudian, Audi juga menceritakan mengenai pengalaman dan reaksinya pada hari pengumuman, “Di hari-h aku dan temen - temen udah nervous banget sepanjang hari, ditambah waktu itu kita masih di tengah - tengah ujian jadi deg-deg an nya somehow 2× lipat”. Audi melanjutkan, “Terus aku udah standby di websitenyaa sekitar 5 menit-an sebelum pengumuman, aku udah realistis karena ngeliat data keketatan jurusanku (teknologi sains data) tahun lalu dan itu tinggi banget. Aku udah ikhlas kalau misalnya dapet merah/ga keterima, karena masih ada tahap SNBT dan kesempatanku buat lolos di SNBT lebih besar. Akhirnya waktu sudah jam 3, aku buka pengumumannya bareng ortu dan ternyata keterima!! tentunya aku ngerasa seneng banget karena usahaku dari semester 1-5 membuahkan hasil yang memuaskan”.
Keberhasilan tahun ini membuka harapan baru terhadap tingkat penerimaan perguruan tinggi siswa SMAPJ kedepannya. Para siswa angkatan berikutnya memandang hal ini sebagai secercah harapan dan inspirasi. Selamat kepada Angkatan 2024!
Pimpinan Redaksi : Syakira Azzah K.S.
Jurnalis : Syakira Azzah K.S.
Editor & Translator : Syakira Azzah K. S.

Tinggalkan Balasan